Rabu, 23 Mei 2007

AUSTRIA - INNSBRUCK

KENAPA JALAN KE EROPA????

Pengen banget jalan ke luar negeri lagi, setelah pergi ke Afrika Selatan (ini pasti gratisan dari kantor yach bayar sendiri mah ke afrika kayaknya nga mungkin) jadi ketagihan, kemana yach ?????? Nah untuk jalan sendiri ke luar negeri atau yang istilah nge trendnya Backpakeran belom punya keberanian dan pengalaman banyak untuk jalan-jalan mandiri ke luar negeri kami akhirnya memutuskan untuk ikut travel. Kami memilih tour yang jauh dan dapet banyak yach pasti ke EROPA yach. Setelah cari tour travel yang nawarin ke Eropa uda daftar eh nga jadi berangkat, jadi musti pastiin juga keberangkatannya padahal saya daftar travel nge top juga loch... akhirnya nyari nyari di koran dan ketemu paket tour Low Cost Eropa melalui smailingtour. Dengan negara tujuan : Rome, Vatikan, Italia, Swiss, Belgia, Belanda, Paris. selama 13 hari (mantaps khan).



Akhirnya Datang Juga 

setelah dokumen oke, karena ikut tour mah bikin Visa tour yang ngurus kita tinggal kasih dokumen yang dibutuhkan 
- Paspor
- KTP
- Buku Nikah
- Rekening koran Bank

Persiapan perjalanan menuju eropa adalah barang bawaan yang harus dibawa, keberangkatan ini jatuh pada bulan Mei otomatis cuaca di eropa sedang tidak dingin, tapi tidak salahnya mempersiapkan jaket yang cukup tebal untuk dibawa.
Kumpul di Bandara Soekarno Hatta pada pukul 3 sore, setelah dibagikan tiket dan passport yang sudah ada Visa Schengen maka sudah siap naik pesawat yaitu pesawat Etihad. Tidur sudah pasti hal yang dilakukan selama 13 jam perjalanan menuju bandara Munchen Jerman. Tapi kami transit terlebih dahulu di Abu Dhabi sekitar 3-4 jam dan lanjut lagi menuju daratan Eropa.




Munchen Jerman (cuma numpang lewat)


Tiba di Bandara Munchen Jerman tepat pukul 6.30 pagi, kegiatan di bandarapun masih sepi, hanya beberapa pesawat yang mendarat pagi itu. Dengan badan pegel karena tidur di bangku selama 13 Jam ... hmm lumayan banget yach... selanjutnya Check Imigrasi. Karena rombongan biasanya tidak mengalami kesulitan karena selalu didamping oleh Tour Leader. Namanya  Johan dari Smailing Tour.

Dikota Munchen ini kita hanya lewat aja dan perjalanan dilanjutkan tempat tujuan pertama adalah Italy dengan menggunakan bus. Setelah semuanya beres maka kami berangkat dengan bus yang sopirnya bernama Derk warganegara Jerman. 

Namun sebelum memasuki Negara Italy, TL Johan menawarkan kepada rombongan apakah mau melewati jalan TOL atau melalui pedesaan Austria... hmm pastilah serempak memilih lewat pedesaan karena dijamin dapat melihat indahnya pemandangan di sekitar penggunungan Alpen. Dan akhirnya kami juga memutuskan untuk perhenti di Innsburk Austria... waah seneng banget ...tapi kami harus membayar 25 euro untuk membayar bus ijin parkir di Innsbruck.


INNSBRUCK- AUSTRIA

Innsbruck  adalah salah satu kota wisata yang ramai dikunjungi wisatawan mancanegara, ini kota klasik yang ada di Austria setelah Salzburg (yang terkenal dengan tempat shooting Sound of Music). 

Hmmm bener saja selama perjalanan disuguhi pemandangan pengunungan yang tertutup salju sangat indah dengan danau-danau yang bening, tampak jelas terlihat rumah-rumah penduduk yang berada diatas bukit menambah indah penggunungan. 

Akhirnya nga tahan juga hanya lihat melalui jendela Bus, maka kami minta untuk berhenti sebentar untuk foto-foto. Ya memang sich di luar negeri itu kita nga bisa sembarangan berhenti, jadi rada sulit untuk bisa spontan berhenti.

Bus berhenti di pinggir danau... hmmm turun dari bus... angin dingin sejuk enaaak banget menerpa badan.. semangat dech foto-foto. lokasi ini deket dengan terowongan terpanjang Pass Benner. 

Oya nama supir selama tour adalah Mr. Derek, baik rapi dan senyum terus, dia orang jerman campuran austria, katanya sich macam perbatasan gt dech...hmm ada nga yach foto kita sama Mr. Derek  nanti kita cari.

Berhubung tiba di Innsbruck pada jam makan siang dan kita free time untuk makan jadi nga dari tournya maka kita cari dan bayar sendiri makan siangnya, pengen muter-muter cari yang rada murah dan halal rada susah nich, apalagi ini pertama kali jalan ke luar negeri yang agak jauh . Jadi norak dan bingung... yang ada balik lagi ke MC Donald aja dech pesenannya juga standar masih takut-takut sama dagingnya jadi pesennya ayam sama ikan.

Ternyata diresto cepat saji umumnya di luar negeri habis selesai makan mereka membereskan baki makanan dengan membuang sampah dan meletakkan baki ketempat yang disediakan, jadi istilahnya beberes sendiri kalo abis makan, Nah disini keliatan dech tuch kalo turis Indonesia biasanya maen tinggal aja.. kirain sama kaya di Indonesia ada yang bersihin dan beresin. 

Ketoilet juga mahal bayarnya jadi bener-bener harus cari toilet gratisan seperti kalo kita makan di MC Donald boleh kita memanfaatkan toilet gratisan. Jadi harus atur waktu kalo mau pipis hahahaha.


Tepi  danau jalan Benner Pass yang terkenal


Perjalanan melalui pedesaan Austria yang begitu indah.... dijamin males merem, tapi terkadang godaan mata karena belom tidur nyenyak selama 13 jam perjalanan dan udara dingin membuat kita terlelap juga, untungnya nga lama-lama banget tertidurnya, sayang banget pemandangan yang indah terlewatkan.

Bersihnya..... pasti sejuk 




Rumah-rumah kayu di atas bukit dan gunung menjadi ciri khas yang unik dan enak untuk di lihat, cuma kadang kok betah yach di atas gunung sendirian ahahahaha... maklum rumahku dempet dempetan sama tetangga. 

Rumah yang unik....

Perumahan diatas bukit... jadi ingat film Sound Of Music...

hmmm menyenangkan

danau dikelilingi pengunungan...

berhenti sejenak untuk foto-foto... abis keren banget sich lokasinya




Coba tikungannya keren banget khan..






seru yach nemu Cable Car/ Trem klasik yang masih berfungsi menjadi transportasi publik, kalo backpakeran mungkin kita sudah nyobain dech naek gituan, berhubung pake tour yach duduk manis di bus aja.
Trem yang masih klasik

Innsbruck Westbannhof (station kereta Innsbruck)

Goldenes Roof  di Goldenes Dachl Old City... ada band yang sedang mengadakan pertunjukan

banyak pejaja seni bisu  di eropa ..dan keren2 loch



nga tau juga ini patung siapa... apa ceritanya sampe dia jadi patung nga tau juga dech...

pemukiman di Innsbruck